Rabu, 09 Juli 2008

Merangin Guide | Jambi | Indonesia

Merangin Guide | Jambi | Indonesia

Beberapa Info tentang Merangin, Pariwisata008 dapat dari merangin.go.id, Selamat Membaca :



GOA




Di kecamatan Sungai Manau terdapat banyak goa yang bisa dimasuki oleh manusia, setiap harinya goa ini dijaga oleh penjaga doa yang kesehariannya bekerja mencari sarang burung layang-layang atau dikenal dengan nama Burung Walet. Nama-nama goa yang ada di Kecamatan Sungai Manau adalah Goa Tioangko, Goa Lambun, Goa Matci, Goa Amat, Goa Masjid dan Goa Singering dan banyak lagi goa yang belum ada nama. Timbulnya nama goa ini oleh masyarakat setempat apabila ada kecelakaan bagi pengambil sarang Burung Walet dan meninggal dunia maka nama yang meninggal dunia dijadikan nama goa.

Contohnya Goa Matci dan Goa Amat yang meninggal itu adalah Matci dan Amat sedangkan goa Masjid karena di dalamnya ada yang menyerupai masjid sedangkan goa Tiangko karena letaknya di Desa Tiangko.

Wisatawan bisa masuk ke semua goa tersebut dengan membawa pemandu yang menunjuk jalan di dalam goa. Pemandu tersebut adalah orang yang menjaga goa itu sendiri. Untuk masuk ke dalam goa kita harus bawa lampu petromax atau setidaknya senter karena di dalam goa tersebut gelap tidak ada sinar yang masuk. Keunikan dan keindahan dalam goa ini adalah hiasannya terdiri dari susunan batu kapiler yang berbentuk Staklatit dan Stalamit dengan hiasan ornamen alam yang mengagumkan. Lantainya dari Pasir, langit-langitnya terdapat sarang burung walet dan kelawawar yang bergantungan. Bagi wisatawan yang ingin rekreasi dan masuk goa harus siap mental karena kita akan mendaki Bukit Batu dalam hutan yang lebat sejauh 1 jam perjalanan.

Diantara goa yang ada adalah kelompok Goa Ulu Tiangko dengan luas + 1 Ha berada di kecamatan Sungai Manau. Keasrian dari kelompok Goa ini adalah mempunyai ke anekaragaman flora dan fauna, habitat habitat fauna burung walat dan kelelawar suatu fenomena Goa alam.

Selain Goa ini terdapat 10 buah Goa dengan beraneka bentuk yang dan menarik terbuat dari stalagtit yang alami, di antaranya adalah Goa mesjid, Goa Batang, Goa Lamo, Goa Amir Goa Sengayau, Goa Amat, Goa Lambun, Goa Baru dan Goa Sengayau yang paling besar yang terbentuk dari susunan batu kapur yang mempunyai stalagmit dan staligtit dengan mega otnamen alam yang mengagumkan.

Goa Sengayau ini berada dibagian hulu dari air terjun sungai keruh yang terletak di Desa Sungai Pinang Kecamatan Tabir Ulu yaitu Goa Canggat dan Goa Raja Banting.



Sekian dari Pariwisata008, semoga dapat membantu.

Tidak ada komentar: